'Nasib' Jalan Raya Tanah Baru, Beji, Depok
Dua Orang tewas seketika dalam tabrakan antar motor di Jalan Raya Tanah Baru, Beji, Depok, Senin (3/7) dinihari kemarin. Lokasi kejadian di dekat jembatan Jalan Kramat , tidak jauh dari Jalan Cahaya Titis.
Diduga kecelakaan itu dipicu oleh ulah pengendara motor 'setan', yang hobbi ugal-ugalan naik motor kebut-kebutan di malam hari tanpa lampu. Ditambah lagi, diduga salah satu pihak yang bertabrakan tersebut mengendarai motornya dalam keadaan mabuk setelah 'pesta miras' di sebuah kafe di Jalan Raya Tanah Baru (Sergap, RCTI)
"Kalau malam-malam memang suka banyak yang ngetrek di sini mas. Pada ngebut, lampu motor nggak nyala," ujar salah seorang pedagang nasi goreng di tepi jalan sempit dua arah di tepi kali tersebut.
Kecelakaan maut tersebut bermula dari pengendara motor 'setan' yang diduga mabuk tersebut ingin mendahului angkot di depannya. Tanpa diduga, dari arah berlawanan meluncur sebuah motor. Tabrakan pun tak terelakkan. Motor Honda dan Yamaha Yupiter keduanya langsung hancur. Seorang korban tewas di tempat, satunya lagi di RS Bhakti Yudha.
Fenomena 'biker setan' di Jalan Raya Tanah Baru saat ini memang sudah sangat memprihatinkan. Bayangkan, mereka mengendarai motor di jalan yang relatif gelap dan sempit tersebut dan kebut-kebutan dengan lampu dimatikan. Kasihan para pengendara motor lainnya yang sering menjadi korban mereka. Ditambah lagi, kondisi Jalan Raya Tanah baru yang saat ini 'dihiasi' dengan banyak lubang yang menganga di pinggir jalan, dan siap menelan siapa saja yang lengah.
Korban sudah berjatuhan. Mudah-mudahan ini kejadian terakhir yang menelan korban jiwa. Bayangkan kalau yang ditabrak 'biker setan' tersebut adalah pengendara motor yang membawa seluruh anggota keluarganya. Bayangkan anak-anak mereka 'berpentalan' di jalan akibat ulah 'biker setan' tersebut.
Sampai saat ini sepertinya kondisi Jalan Raya Tanah Baru, yang merupakan jalan alternatif vital menuju arah Selatan Jakarta belum tersentuh upaya perbaikan oleh Pemkot Depok. Entah kapan lubang-lubang yang menganga, jalan yang amblas, serta badan jalan yang longsor ke kali tersebut akan diperbaiki.
Kapan Jalan Di Depok Tidak Lagi Berlubang ?
"Di tengah terik panas matahari, jarak antara motor saya, yang saat itu bersama anak saya yang duduk di depan, dengan angkot di depan tidak seberapa jauh. Saat itu kami melintas di depan RS Hermina Depok. Angkot terus melaju di depan kami. Tiba-tiba saya dikejutkan oleh menganganya sebuah lobang lumayan dalam tepat di depan. Lubang yang muncul tiba-tiba dari bawah angkot di depan kami nyaris saja menelan hidup-hidup motor yang kamikendarai. Beruntung, dan Alhamdulillah, masih bisa refleks belok kanan sedikit. Dan beruntungnya lagi, dari arah depan jalan sedang kosong, walaupun Taksi di belakang sempat kasih klakson kenceng karena saya tiba-tiba ngerem terus banting kanan. Alhamdulillah, Selamet, nggak nyemplung di lubang dalem itu," cerita seorang warga Depok yang hampir celaka akibat jalan berlubang.
Lubang-lubang sejenis dengan mudahnya dapat kita jumpai juga di seantero jalur jalan Kota Depok. Lubang-lubang itu juga yang menjadi biang kemacetan beberapa ruas jalan di Kota Mungil ini.
Kepedulian Pemkot sampai sekarang belum terlihat. Minimal belum terlihat menutup sementara lubang-lubang tersebut. Yang ada adalah 'kepedulian' beberapa remaja tanggung yang menguruk lubang-lubang di beberapa lokasi, sambil menyodorkan kaleng-kaleng mengharap tumpahan uang receh para pengendara yang lewat. Terus terang, saya sangat berterimakasih dengan 'kepedulian' mereka ini mengingat lubang yang menganga di beberapa ruas jalan sudah sangat parah kondisinya.
Masalah apa gerangan yang terjadi di atas sana?. Masalah anggaran kah?. Kalau memang bermasalah, kenapa tidak segera dibuat rencana darurat perang. Perang melawan Lubang jalan. Minimal tiap jalan berlubang diurug tanah atau batu-batu murahan dulu untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan rakyat kecil.
Kerusakan jalan di Kota Depok sudah cukup parah. Parah separah-parahnya. Kalau terus masalah anggaran yang dijadikan alasan, lalu bagaimana kalau sementara menunggu anggaran turun, atau proses lelang selesai, korban akibat lubang jalan terus bertambah?.
"Tolong diingatkan pihak Pemkotnya agar segera membuat rencana gawat darurat untuk memperbaiki jalan-jalan, minimal memperbaiki lubang-lubang di jalan, agar rakyat kecil yang bersepeda dan bermotor ria bisa lebih nyaman berkendara, terutama di malam hari, saat lubang-lubang tersebut terus mengintai, " ujar salah seorang warga.
(editor)
Info Sekolah
SMP- IT Otodidak Islamic School
SMPIT Otodidak Islamic School, yang berlokasi di jalan Remaja Damai 1 Ujung, Mampang , Kota Depok (Jl Remaja ini di seberang Polsek Pancoran Mas Depok), mulai tahun ajaran baru ini membuka penerimaan Siswa Baru. Lokasi Jalan Remaja ini di tepi jalan Raya Sawangan, kalu dari arah Depok setelah RS Bhakti Yudha.
SMPIT ini sudah memiliki gedung sendiri yang terdiri dari tujuh lokal kelas. Rencananya, Sekolah ini akan dilengkapi fasilitas Ruang kelas ber-AC plus monitor TV, Perpustakaan, Laboratorium Bahasa dan Komputer, Laboratorium Mipa, serta fasilitas penunjang lainnya.
SMP Islam Terpadu identik dengan kata 'mahal'.?.
Ternyata tidak. Di sekolah yang dikelola oleh Yayasan Qiblat Ilmu ini, biaya masuknya relatif murah. Tidak ada embel-embel uang gedung. Uang masuk Tahun ini ditetapkan sebesar 900,000 Rupiah. SPPnya sebesar 100 ribu perbulannya.
Untuk anak-anak warga sekitar Sekolah, malah dibebaskan sama sekali uang masuknya, alias gratis. Mereka cukup membayar SPP bulanannya saja.
Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru ;
1. Calon siswa telah melengkapi administrasi pendaftaran.
2. Calon siswa diwajibkan mengikuti test seleksi
3. Orang tua calon siswa diharuskan mengikuti wawancara.
Informasi lebih lanjut mengenai sekolah ini, silahkan hubungi 021-77215430
Mesjid Megah di Meruyung Depok